advertisement

Minuman Hantarkan Kesuksesan Pengusaha Chandra Ekajaya

Thursday, March 23rd, 2017 - Bisnis, Kuliner
Advertisement
advertisement

Berawal dari ide sederhana, Chandra Ekajaya kini sukses mengembangkan bisnis minuman dan menjadi pengusaha sukses. Melalui bendera Cinocappu, dirinya saat ini sudah melebarkan sayap bisnisnya hingga keseluruh wilayah Indonesia .Pria kelahiran Malang Jawa Timur ini memboyong semua keluarganya ke jakarta. Di dirinya melakukan semua kegiatan bisnis, mulai menyimpan bahan-bahan produksi hingga menerima para relasi bisnis. Produk utamanya adalah kopi dan teh yang diolah dari kopi arabika dan robusta Indonesia, serta teh dari Slawi, Jawa Tengah.

Minuman Hantarkan Kesuksesan Pengusaha Chandra Ekajaya

Hingga saat ini sudah ada sekitar lebih dari 500 outlet Cinocappu yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Dari 500 unit cabang bisnis, ada sekitar 60 cabang yang merupakan milik pengusaha sukses ini yang tersebar mulai dari di Jakarta, Bandung, Tanggerang, dan Semarang. Sisanya adalah milik para franchiser yang bekerja sama dengan dirinya dengan sistem waralaba.

Kesuksesan memang tinggal didulang oleh pengusaha Chandra Ekajaya dari usaha miliknya. Tapi,semua itu  tidak datang dengan sendirinya dan begitu saja. Lelaki kelahiran Malang 30 tahun yang lalu ini, harus bekerja keras dan mencicipi berbagai macam rintangan dan kegagalan sebelum bisnisnya berkembang seperti sekarang. Dia mengawali usahanya saat dirinya masih menjadi salah satu karyawan SKK Migas. Tidak mau mengandalkan gaji dari pegawai saja, dirinya mencoba untuk membuka bisnis kecil-kecilan dengan berjualan minuman. Bermodalkan uang tabungan miliknya dari gaji pegawai sebeesar Rp 5 juta rupiah dirinya memberanikan untuk membeli gerobak bahan dan alat pembuat minuman.

Walaupun saat itu Chandra Ekajaya masih bekerja di SKK Migas, namun dirinya tetap meluangkan waktu untuk bisnisnya. Awal buka, dirinya masih secara langsung menghendel bisnisnya tersebut. Selang satu minggu kemudian dirinya merekrut karyawan pertamanya, yang merupakan tetangganya. Tidak membutuhkan waktu lama setelah membuka bisnisnya tersebut, bsinisnya pun  laris manis dan habis terjual setiap harinya. Akhirnya setelah 1 tahun berjalan dan memiliki hampir 20 gerai cabang bisnis minuman ini, dirinya akhirnya keluar dari karyawan SKK Migas dan lebih mengurusi bisnis minuman. Keluarnya disayangkan oleh rekan kerja dan beberapa atasan SKK Migas. Dirinya adalah salah satu karyawan teladan yang memiliki kinerja kerja yang bagus dari SKK Migas. Jika tidak heran jika teman-temanya merasa kehilangan atas keluarnya Chandra Ekajaya.

Alasan utama dirinya menjajal usaha minuman. Alasannya, pengelolaannya minuman mudah dan untung yang didapat relative besar dan cepat balik modal. jika dibandingkan dengan bsinis makanan, lebih merepotkan. Apalagi, makanan juga lebih mudah basi. Kalau tidak laku, malah bisa merugikan.

Awalnya dia menamai minumannya itu WowTea. Namun untuk mematenkan hak paten gagal dan tidak mendapat hak paten. Kemudian dirinya menyodorkan nama brand lain yaitu Cinocappu dan kemudian brand inilah yang berhasil mendapatkan hak paten. Dan setelah dirinya berhasil mematenkan nama brand miliknya Lalu, pada tahun 2010, dirinya membuka kios minuman kopi dan teh di kawasan Jakarta Timur. Dia bermodal Rp 6 juta untuk membuat gerobak dan menyewa tempat untuk berjualan.

Minuman Hantarkan Kesuksesan Pengusaha Chandra Ekajaya

Awalnya bisnisnya berjalan dengan lancar dan tanpa kendala. Namun bukan bisnis jika tidak mendapatkan masalah. Seperti usaha jalanan lainnya, dirinya harus menghadapi premanisme yang meminta jatah uang keamanan di kawasan ruko.  Bahkan dirinya pernah mengalami gerobak yang berada di depan kios kerap menjadi penjarahan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Hingga sampai akhrinya dirinya membuat berobak yang tadinya di depan kios di letakan di dalam kios dan mendesain kembali ruangan kios agar lebih muat untuk pengunjung. Sebenarnya sebelum membuka kios di daerah tersebut, dirinya sudah mendapat pemberitahuan dari temanya dan penjual di daerah tersebut bahwa sering terjadi hal semacam itu. Tetapi berhubung memang daerah tersebut merupakan daerah strategis dirinya memberanikan diri untuk tetap membuka kios di daerah tersebut.

Namun Chandra Ekajaya yang dikenal sebagai pengusaha tidak mudah menyerah begitu saja dengan kejadian tersebut dan membuat dirinya harus berpindah tempat. Salah satu alasan dirinya tidak mau pindah dalah karena di daerah tersebut duah ramai dan sudah memiliki pelanggan tetap dan jika ditinggalkan akan membuat para pelanggan kecewa. Selain itu kemudian dirinya mendiskusikan masalah tersebut kepada pedagang dan beebrapa penjual yang menyewa kios di daerah tersebut. Akhirnya di dapatkan kesepakatan bahawa merekrut satpam dan membuat pos satpam agar  daerah tersebut aman.

Ada beberapa menu yang di sediakan di kedai milknya . yang tadinya hanya menyediakan ice blend coffee dan aneka teh. Kemudian bertambah dengan bubble drink dan smoothies serta menyajikan cemilan kecil sebagi teman untuk meminum dan sambil santai di kedai. Chandra Ekajaya juga menyediakan Wifi sebagai fasilitas tambahan agar para pelanggan nyaman dan bisa bersantai. Dan ternyata penambahan fasilitas ini berdampai bagus terhadap kunjungan konsumen. Rata-rata setiap harinya saja bisa sekitar 50 konsumen yang datang. Untuk kedai dirinya menangani secara sendiri dan langsung ditempat, pengusaha ini sudah memperkejakan 8 karyawan di kedai miliknya. Dan kebanyakan dari karyawan tersebut adalah teman-temanya yang tadinya masih belum mendapatkan perkerjaan.

Ekspansi bisnisnya pun sekarang mulai merambah di kampus dan sekolah untuk segmen. Pasaran ini dirasa sangat potensial karena sebagian besar pelanggan minuman miliknya adalah anak muda.  Saat ini, selain di daerah kampus sekitar Jakarta dan Bandung,  outlet Cinocappu berada di Universitas Indonesia, Universitas Trisakti dan beberapa kampus di kawasan Bandung. Pengembangan ke sejumlah instansi pendidikan itu berhasil dilakukan setelah pada 2009 dia membuka kesempatan bagi pihak-pihak yang tertarik menjalankan bisnis itu dengan cara franchise termasuk ada beberapa pohak dari mahasiswa yang tertarik mengembangkan bisnis ini. Selain itu sekarang outlet miliknya juga bisa dijumpai di sejumlah supermarket dan pusat perbelanjaan. Mungkin masih sedikit yang bida di temukan di pusat perbelanjaan dan supermarket, namun jika dihitung dan dikalkulasi secara keseluruhan dari bisnis gerobak franchise dan kedai milknya. Setiap bulan saja dirinya bisa meraup untung hingga ratusan juta rupiah. Angka ini bisa dikatakan sepadan dengan perjuangan mengembangkan bisnis miliknya yang mulai dari nol dan penuh lika-liku.

Sekarang Chandra Ekajaya menjadi pengusaha sukses, namun dirinya tetap rendah diri dan tidak sombong. Dirinya ingin menjadi pengusaha sukses yang bisa bermanfaat bagi orang lain. Karena itulah kenapa dirinya selalu memprioritaskan teman-temannya yang masih belum bekerja. Jika memiliki modal makan dibantu untuk membuka frinchise bisnis sepertinya, namun jika belum memiliki modal akan dibantu dari segi modal. Bahkan ada beberapa temanya yang sekarang hidupnya sudah mapan karena mengembangkan bisnis frinchise dari dirinya. Dirinya setiap setahun 2 kali juga mengadakan jambore kepada seluruh frinchise dari usahanya untuk berkumpul dan saling silaturahmi agar saling kenal. Dan yan terpenting dari pertemuan tersebut adalah bisa sharing pengalaman tentang cara membesarkan bisnis dan jika ada kendala dalam mengembangkan bisnis bisa saling membantu.

Advertisement
advertisement
Minuman Hantarkan Kesuksesan Pengusaha Chandra Ekajaya |admin |4.5