advertisement

Gugah Kesadaran dengan Buku Mitologi

Friday, March 3rd, 2017 - Expert Opinion, Sejarah
Advertisement
advertisement

Gugah Kesadaran dengan Buku Mitologi

Kesadaran nguri-nguri budaya dan sejarah di kalangan masyarakat Kudus masih rendah. Hal itu terungkap saat bedah buku “Mitologi Ritual Budaya Kaki Muria” di GOR STAIN Kudus kemarin.

Muhamad Farid, pimpinan redaksi (pemred) buku “Mitologi Ritual Budaya Kaki Muria” menjelaskan, sebagai bentuk tanggung jawab moral mahasiswa sebagai agen ofchange. “Saya dan teman- teman merasa malu, jika tidak bisa membuat buku. Ini berawal dari keprihatinan saya dan teman-teman terhadap kesadaran pentingnya sejarah dan budaya di kudus. Akhirnya muncul ide pembuatan buku ini,” ujarnya.

Bedah buku itu dihadiri Bupati Kudus Musthofa, asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra, kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, plt kepala Dinas Perindustrian, dan kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Selain itu, Wakil Ketua I STAIN Kudus Saekan Muchith, dosen STAIN Nor Said, dan penulis buku “Djamhari Penemu Kretek” Edy Supratno.

Gugah Kesadaran dengan Buku Mitologi

Dalam kesempatan itu, Musthofa, bupati Kudus mengaku, bangga atas kemampuan

mahasiswa mampu membuat buku. Buku ini dari Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Paradigma.

Bupati menegaskan, mahasiswa biasa membuat buku karena dari dosen. “Isi buku sangat menarik, berisi tentang ritual, tempat, dan refleksi pemaknaan budaya-budaya di Kudus,” paparnya.

Bupati juga berpesan jangan pernah berhenti membaca dan mendengar. “Cintai, kenali, alam budaya Kudus agar bisa menjadi sumber informasi bagi warga. Tidak hanya menjadi informasi, tapi harus bisa dimaknai dan dikembangkan,” imbuhnya.

Advertisement
advertisement
Gugah Kesadaran dengan Buku Mitologi |admin |4.5