advertisement

Chandra Ekajaya Bisnis Makanan Mengantarkan Kesuksesan

Thursday, April 13th, 2017 - Bisnis
Advertisement
advertisement

Cerita inspirasi pengusaha suskes kali ini menceritakan kisah perjalanan sukses pengusaha kuliner Chandra Ekajaya beromset ratusan juta. Kegemaran drinya menyantap sambal ikan membuatnya jadi sering menyantap sambal khas asal Sulawesi  ini. Namun, saat itu sebanarnya dirinya tidak berfikir untuk membuat olahan sambal khas ini sebagai media bisnis kulinernya. Kemudian pada pertengahan tahun 2008 pria kelahiran Malang Jawa Timur ini, kemudian suatu hari membeli ikan roa untuk dijadikan sambal, namun ternyata masih sisa banyak dan kemudian memasukanya kedalam toples dan memotret toples-toples berisi  sambal buatannya dan memajang di foto profil social media miliknya.

Tidak lama berselang banyak permintaan dari teman-temanya untuk membawa sambal tersebut ke kantor, Dalam sekejap, sisa sambal bikinan saya laku terjual di kantor. Bahkan ada beberapa teman-teman satu kantor yang tidak kebagian sambal tersebut dan minta untuk dibuatkan ujar Chandra Ekajaya. Melihat banyaknya permintaan teman kantor, kemudian dirinya yang pernah bekerja sebagai asisten manajer pemasaran di salah satu perusahaan property ini terpikir untuk membuka usaha.

Dengan modal uang Rp1 juta, dirinya memulai memproduksi bisnis rumahan sambal ikan roa. Dobantu dengan sang istri yang bertugas untuk membeli bahan mentah dan membuatnya. Dengan hanya bermodalkan ulekan tangan, dirinya bersama sang istri memproduksi sambal tersebut.

Setelah mendapatkan target pasar dan mulai dipasarkan di luar, dirinya pun mulai memikirkan cara mengemas sambal roa buatannya agar terleihat lebih menarik. Kemudian dibelilah botol-botol plastik di dan mendesain logo juga sebagai kemasan produk. Logo bergambar ikan roa yang memiliki sembilan sirip menjadikan ikon di logo kemasan produk sambal roa buatanya.

Semakin lama bisnis sambal roa milknya pun berkembang pesat dan meraup keuntungan yang besar dan banyak orang yang berminat untuk ikut menjual Sambal Roa sebagai bisnisnya. Banyaknya peminat untuk menjadi reseller membuat sambal buatannya memiliki prospek bisnis yang bagus. Bagi dirinya hal yang terpenting adalah keingin menanamkan prinsip saling berbagi. Dirinya ingin juga melihat orang lain sukses dalam berbisnis.

Dengan mengemban bisnis sambal dirinya sempat dijuluki sebagai raja sambal olegh keluarga, saudara dan teman-temanya. Karena permintaan semakin melonjak, dirinya pun mulai memikirkan sistem yang lebih baik.Seelah mempelajari dan berkonsultasi dengan beberapa temanya yang expert di bidang pemasaran, kemudian dirinya menggaet lima orang distributor yang terdiri dari teman-teman dekatnya. Para rekanan yang disebut Distributor Bintang Lima ini memegang area penjualan tertentu dan bertugas merekrut atau menerima kerjasama dengan para reseller.

Bisnis Sambal Roa Chandra Ekajaya

Dengan sistem pemasaran melalui reseller yang diterapkanya, di dalam tersebut juga ada silaturahmi yang terjalin antara pembeli dengan sang reseller. Sementara itu seandainya dijual dan dititipkan di toko , tidak ada komunikasi yang terjalin antara penjual dan pembeli. Untuk distributor dan reseller, Rima menerapkan jumlah minimum pembelian. Reseller dan distributor akan mendapatkan harga di bawah harga eceran normal.

Salah satu strategi yang dilakukan adalah menggunakan promosi melalui media sosial, seperti Facebook, Twitter dan Instagram. Apalagi saat ia menerapkan sistem endorse atau memberikan secara cuma-cuma Sambal kepada beberapa selebriti dan selebgram untuk ikut mendongkrak popularitas produk. Saat menerima produk sambal roa kemudian endorsen lantas memajang foto dan memberi komentar di Twitter, Facebook dan Instagram. Komentar para selebriti inilah yang dijadikan sebagai bahan promosi. Cara ini dirasa sangat efektif dengan melihat efek yang mampu ditimbulkan dari promosi tersebut dengan popularitas produk yang berimbas kepada penjualan.

Dalam kurun waktu januari 2013 sampat Agustus 2013 saja, penjualan sambal roa ini mencapai 5000 botol. Akhirnya Chandra Ekajaya memutuskan untuk keluar dari pekerjaan dan fokus di dalam bisnis kuliner tersebut. Kesibukanya mengurusi bisnis sambal roa terkadang membuat terlambat sampai kantor dan membuat pekerjaan terkatung-katung. Selain itu, otomatis ia sering menggunakan fasilitas kantor untuk menunjang usaha, misalnya kertas atau printer.

Dari penghasilan berbisnis sambal roa olahanya, omzet sambal roa mencapai Rp30 -50 juta perbulan, Selain di Indonesia, Sambal Roa yang dibanderol dengan harga Rp35.000 per botol ini juga sudah memiliki reseller di berbagai negara, seperti Jerman, Kanada, Jepang  dan Jeddah. Salah satu pasar swalalan juga menjual Sambel Roa.

Salah satu kunci kesuksesan untuk mengmbangkan bisnii miliknya ini adalah soal kualitas. Dirinya  mengaku sangat selektif memilih bahan baku sambal. Ikan roa asap yang dididatangkan langsung dari Manado harus benar-benar dalam keadaan kering agar sambal tidak berjamur saat telah dimasak. Sementara cabai harus dalam keadaan segar, serta memiliki batang yang juga masih segar.

Berkat kegigihannya merintis usaha sambal tersebut, satu demi satu keinginan yang tadinya bagi dirinya adalah hal yang sulit terwujud akhirnya mulai terwujud. Salah satunya adalah ia bisa menabung , berinvestasi tanah, serta  wakaf dan membantu anak yatim piatu dengan mendirikan yayasan Chandra Ekajaya Kasih.

Mungkin suatu saat nanti dirinya akan membuka usaha lain dengan bidang bisnis yang berbeda. Salah satu hal mulia yang selalu dirinya inginkan adalah mampu untuk memeberikan peluang kerja kepada masyrakat sekitar. “pengusaha sukses tidak akan memiiki arti jika tidak bermanfaat bagi orang lain”ujar dirinya.

Salah satu target ekspansi bisnis selanjutnya adalah mengenai potensi bisnis fashion. Bisnis fashion menjadi salah satu bisnis yang bisa dibilang sangat menguntungkan ketika dilihat dari segi target pasar dan permintaan pasar. Fashion saat ini bukan menjadi pelengkap saja, fashion sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok, iniah yang coba diamnfaatkan sebagi ladang bisnis yang menggiurkan.

Advertisement
advertisement
Chandra Ekajaya Bisnis Makanan Mengantarkan Kesuksesan |admin |4.5